Willy-Habib Cabut Gugatan di MK, Edy Pratowo: Bukti Pendewasaan Politik Kalah Menang Biasa
ADMIN VOX MERDEKA
11 Januari 2025, 03:42 WIB
PALANGKA RAYA - Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Tengah (Kalteng) terpilih Edy Pratowo menanggapi pencabutan gugatan sengketa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) oleh pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur nomor urut 1, Willy M Yoseph dan Habib Ismail di Mahkamah Konstitusi (MK).
Edy Pratowo yang saat ini masih menjabat Wagub Kalteng ini, langsung mengapresiasi langkah yang dilakukan Willy – Habib tersebut. “Sehingga sudah ada pendewasaan politik pada kita semua bahwa kalah menang itu biasa saja.
PASANG IKLAN
DI VOX MERDEKA
Jangkau lebih banyak pembaca di seluruh Indonesia
Itu demokrasi,” ujarnya kepada awak media di Palangka Raya, Jumat (10/1). Mantan Bupati Pulang Pisau itu, mengaku baru mendengar kabar bahwa gugatan Willy – Habib di MK telah dicabut setelah diinformasikan oleh kuasa hukumnya dan dikabarkan oleh gubernur terpilih, Agustiar Sabran. “Kita tinggal menunggu putusan MK nya tentang clear nya di persidangan itu.
Sehingga menjadi dasar ke KPU untuk menetapkan pasangan calon terpilih,” ujarnya. Edy mengaku merasa sangat menjunjung tinggi nilai persaudaraan, persahabatan dan komitmen yang kuat dalam pesta demokrasi. ”Bahwa pilkada lalu yang sudah dilaksanakan ini, kembali lagi lah setelah usai Pilkada.
Baca Juga
ARUN Kalteng Desak Presiden Tetapkan Karhutla sebagai Bencana Nasional, Soroti Dampak Kesehatan hingga Pendidikan
Semangat kita juga sama. Ayo kita sama-sama saling merangkul dan saling mengisi. Banyak tugas yang harus diselesaikan,” pungkasnya. (R1)
Punya pertanyaan tentang berita ini?
Contoh pertanyaan:
Bagaimana menurut Anda tentang berita ini?
3.7 / 5 dari 3 rating
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Kalimantan Tengah
ARUN Kalteng Desak Presiden Tetapkan Karhutla sebagai Bencana Nasional, Soroti Dampak Kesehatan hingga Pendidikan
UMPR
Wisuda UMPR, 668 Lulusan Didorong Berkontribusi bagi Pembangunan Kalteng
Kalimantan Tengah
WALHI dan Solidaritas Perempuan Kritik Penanganan Karhutla Kalteng, Gubernur Diminta Minta Maaf
Kalimantan Tengah