Vox Merdeka
Terbaru

Halaman

Kode Etik

Terakhir diperbarui: 30 September 2026

A. Prinsip Dasar

VOX MERDEKA menjadikan Kode Etik Jurnalistik sebagai salah satu landasan dalam menjalankan kegiatan jurnalistik.

Kode Etik Jurnalistik merupakan etika profesi kewartawanan yang difasilitasi dan ditetapkan oleh Dewan Pers. Kode Etik Jurnalistik saat ini ditetapkan melalui Peraturan Dewan Pers Nomor 6/Peraturan-DP/V/2008 yang mengesahkan SK Dewan Pers Nomor 03/SK-DP/III/2006.

VOX MERDEKA berkomitmen untuk menjalankan kegiatan jurnalistik secara profesional, independen, bertanggung jawab, dan menghormati hak masyarakat.

B. Independensi

Wartawan dan redaksi VOX MERDEKA menjalankan tugas jurnalistik dengan mempertimbangkan kepentingan publik.

Pemberitaan tidak boleh digunakan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu dengan mengabaikan prinsip jurnalistik.

C. Akurasi

Setiap wartawan dan redaksi wajib berupaya:

  • memperoleh informasi dari sumber yang relevan
  • memeriksa fakta
  • membedakan fakta dan opini
  • mencantumkan sumber informasi yang diperlukan
  • tidak sengaja menyebarkan informasi yang diketahui tidak benar

D. Berimbang

Dalam pemberitaan yang menyangkut konflik atau kontroversi, redaksi berupaya memberikan ruang yang proporsional kepada pihak-pihak yang berkepentingan.

Pihak yang menjadi objek pemberitaan diberi kesempatan untuk memberikan klarifikasi sesuai kebutuhan dan konteks berita.

E. Tidak Beritikad Buruk

Kegiatan jurnalistik tidak boleh dilakukan dengan tujuan untuk merugikan seseorang secara tidak patut.

Informasi disampaikan berdasarkan kepentingan jurnalistik dan kepentingan publik.

F. Menghormati Privasi

VOX MERDEKA menghormati privasi seseorang.

Identitas pribadi yang tidak memiliki relevansi dengan kepentingan publik tidak semestinya ditampilkan hanya untuk menarik perhatian pembaca.

G. Perlindungan Anak

Dalam pemberitaan yang melibatkan anak, redaksi memperhatikan perlindungan terhadap identitas dan kepentingan terbaik anak sesuai ketentuan jurnalistik yang berlaku.

H. Korban Kejahatan dan Kekerasan Seksual

VOX MERDEKA memperhatikan perlindungan identitas korban dalam pemberitaan mengenai kejahatan, kekerasan seksual, dan kasus sensitif lainnya.

Informasi yang dapat mengakibatkan korban mudah dikenali akan dipertimbangkan secara hati-hati.

I. SARA dan Diskriminasi

VOX MERDEKA tidak menggunakan pemberitaan untuk menyebarkan kebencian atau diskriminasi terhadap seseorang atau kelompok berdasarkan:

  • suku
  • agama
  • ras
  • antargolongan
  • jenis kelamin
  • kondisi sosial
  • kondisi lainnya

J. Foto dan Materi Visual

Foto, video, dan materi visual harus digunakan sesuai konteks pemberitaan.

Redaksi menghindari penggunaan visual yang sengaja menyesatkan pembaca mengenai suatu peristiwa.

K. Judul dan Penyajian Berita

Judul harus menggambarkan isi berita.

VOX MERDEKA menghindari manipulasi judul yang dapat menyebabkan pembaca mendapatkan kesimpulan yang berbeda dari isi berita.

L. Sumber Informasi

Sumber informasi harus diperlakukan secara bertanggung jawab.

Dalam kondisi tertentu, identitas sumber dapat dirahasiakan apabila terdapat alasan jurnalistik yang kuat dan perlindungan terhadap sumber diperlukan.

M. Konflik Kepentingan

Wartawan dan redaksi harus menghindari konflik kepentingan yang dapat memengaruhi independensi pemberitaan.

Kepentingan pribadi, bisnis, politik, atau hubungan tertentu tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan prinsip jurnalistik.

N. Pemberian dan Penerimaan Imbalan

Wartawan tidak boleh menggunakan profesinya untuk meminta atau menerima imbalan yang dapat memengaruhi independensi pemberitaan.

Dewan Pers juga menekankan pentingnya perilaku wartawan yang sesuai dengan UU Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

O. Koreksi dan Hak Jawab

Apabila terdapat kesalahan dalam pemberitaan, VOX MERDEKA berkomitmen melakukan koreksi secara proporsional.

Redaksi juga menghormati hak jawab pihak yang merasa dirugikan oleh pemberitaan.

P. Penggunaan AI

VOX MERDEKA dapat menggunakan teknologi AI untuk membantu pekerjaan tertentu, termasuk:

  • pencarian informasi
  • pengolahan data
  • pengelompokan informasi
  • pembuatan ringkasan
  • pengembangan fitur VOX AI
  • bantuan teknis dalam proses produksi konten

Penggunaan AI tidak menghilangkan tanggung jawab manusia atas karya jurnalistik.

Materi yang dihasilkan atau dibantu AI tetap harus memperhatikan verifikasi, akurasi, konteks, dan Kode Etik Jurnalistik.

Hal ini disesuaikan dengan Peraturan Dewan Pers Nomor 1/Peraturan-DP/I/2025 tentang Pedoman Penggunaan Kecerdasan Buatan dalam Karya Jurnalistik.

Q. Profesionalisme

VOX MERDEKA berupaya meningkatkan kualitas sumber daya jurnalistik melalui:

  • peningkatan kompetensi
  • evaluasi pemberitaan
  • pemeriksaan fakta
  • pengembangan teknologi jurnalistik
  • penerapan standar kerja redaksi
  • keterbukaan terhadap koreksi masyarakat

Pedoman Perilaku dan Standar Pers Profesional Dewan Pers 2024 juga mencakup standar perusahaan pers profesional, standar pers profesional, kewajiban wartawan, hak publik, perlindungan hukum, dan penyelesaian sengketa.

R. Penutup

Kode Etik ini menjadi pedoman bagi pengelola, wartawan, kontributor, dan pihak yang terlibat dalam kegiatan jurnalistik VOX MERDEKA.

VOX MERDEKA berkomitmen untuk terus menjaga kualitas informasi, menghormati hak publik, menjalankan kegiatan jurnalistik secara bertanggung jawab, serta terbuka terhadap kritik, koreksi, dan hak jawab.

VOX MERDEKA
Media Informasi Terupdate Kalteng & Indonesia

📧 redaksivoxmerdeka.id@gmail.com