Vox Merdeka
Terbaru
Nasional

Jejak Nur Ghina Muslimah, Kader HMI Kalteng yang Membidik Kursi Ketum PB HMI 2026-2028

ADMIN VOX MERDEKA

ADMIN VOX MERDEKA

21 Agustus 2026, 23:38 WIB · Diperbarui 06 Oktober 2026 03:39 WIB

76 dibaca 4.0
Jejak Nur Ghina Muslimah, Kader HMI Kalteng yang Membidik Kursi Ketum PB HMI 2026-2028

PALANGKA RAYA — Perjalanan panjang di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) sejak 2017 membawa Nur Ghina Muslimah ke panggung yang lebih besar. Kader asal Kalimantan Tengah itu kini menyatakan kesiapan berkontestasi dalam perebutan kursi Ketua Umum Pengurus Besar HMI (PB HMI) periode 2026–2028.

Ghina tidak datang ke kontestasi tersebut tanpa pengalaman organisasi. Bertahun-tahun menjalani proses kaderisasi sejak tingkat cabang menjadi bagian dari perjalanan yang membentuk kapasitas dan perspektifnya dalam berorganisasi.

Dari forum perkaderan, aktivitas organisasi, hingga pengabdian struktural, berbagai pengalaman tersebut menjadi bekal sebelum akhirnya dipercaya mengemban amanah di tingkat nasional.

Saat ini, Ghina menjabat sebagai Ketua Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif PB HMI. Posisi tersebut memberinya ruang untuk terlibat lebih jauh dalam dinamika dan agenda organisasi di tingkat nasional.

Dari perjalanan itulah, Ghina kemudian menyatakan kesiapan untuk ikut dalam kontestasi Ketum PB HMI periode 2026–2028.

Langkah tersebut sekaligus menjadi momentum penting bagi HMI Kalimantan Tengah. Ghina menjadi kader asal Bumi Tambun Bungai yang menyatakan diri siap masuk dalam perebutan posisi puncak kepemimpinan PB HMI.

PASANG IKLAN DI VOX MERDEKA

Jangkau lebih banyak pembaca di seluruh Indonesia

HUBUNGI KAMI

Bagi Ghina, kontestasi tersebut tidak semata-mata dipandang sebagai persaingan untuk mendapatkan posisi ketua umum. Ia ingin menjadikan pengalaman panjangnya di daerah dan tingkat nasional sebagai modal untuk membawa aspirasi kader ke ruang kepemimpinan PB HMI.

“Perjalanan saya di HMI dimulai dari proses yang panjang sejak 2017. Dari cabang, belajar memahami persoalan kader dan organisasi, hingga akhirnya mendapatkan amanah di PB HMI. Hari ini, saya ingin membawa pengalaman itu untuk memberikan kontribusi yang lebih besar, bukan hanya untuk Kalimantan Tengah, tetapi juga untuk HMI dan Indonesia,” ujar Nur Ghina Muslimah, Jumat (21/8).

Perjalanan dari tingkat cabang menuju struktur PB HMI menjadi bagian penting dari proses tersebut. Pengalaman bersentuhan langsung dengan persoalan kader dan organisasi di daerah menjadi perspektif yang kini dibawa Ghina ke tingkat nasional.

Kehadiran Ghina dalam kontestasi juga membuka ruang bagi suara kader daerah untuk lebih diperhitungkan dalam dinamika kepemimpinan PB HMI.

Kalimantan Tengah memiliki posisi penting dalam perjalanan kebangsaan dan keberagaman Indonesia. Karena itu, tampilnya kader Kalteng dalam kontestasi kepemimpinan nasional HMI menjadi momentum untuk memperkenalkan sekaligus membawa pengalaman daerah ke panggung yang lebih luas.

Baca Juga

Nur Ghina Muslimah Dorong KPU dan Bawaslu Terbuka dalam Sidang PHPU di MK

Kontestasi Ketum PB HMI periode 2026–2028 nantinya akan menjadi ruang bagi para kader untuk menawarkan gagasan dan visi mengenai arah organisasi.

Bagi Ghina, pengalaman yang diperoleh sejak 2017 menjadi fondasi untuk memasuki arena tersebut. Dari proses kaderisasi di tingkat bawah hingga mendapatkan amanah di tingkat nasional, perjalanan itu kini membawanya pada satu langkah baru: menyatakan kesiapan bertarung untuk kursi Ketua Umum PB HMI.

Langkah tersebut sekaligus menjadi penanda bahwa kader dari Kalimantan Tengah tidak hanya menjadi bagian dari dinamika organisasi di daerah, tetapi juga siap mengambil peran dalam menentukan arah kepemimpinan HMI di tingkat nasional. (RR)
Tag: #Kalteng #HMI #PB HMI #Nur Ghina Muslimah
Tanya VOX AI

Punya pertanyaan tentang berita ini?

Contoh pertanyaan:

Bagaimana menurut Anda tentang berita ini?

4.0 / 5 dari 3 rating

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Berita Terkait