Kabut Asap Tekan Jarak Pandang Bandara Tjilik Riwut hingga 200 Meter, Penerbangan Tetap Normal
ADMIN VOX MERDEKA
07 Oktober 2026, 15:27 WIB · Diperbarui 09 Oktober 2026 04:26 WIB
VOXMERDEKA.ID, PALANGKA RAYA – Kabut asap yang kembali menyelimuti Kota Palangka Raya membuat jarak pandang di Bandar Udara Tjilik Riwut turun drastis hingga hanya 200 meter. Meski demikian, hingga Rabu (7/10/2026) siang, seluruh aktivitas penerbangan masih berjalan normal.
Berdasarkan pemantauan pengelola bandara, visibility tercatat 200 meter pada pukul 13.00 WIB. Kondisi tersebut menunjukkan jarak pandang berada pada level rendah, namun belum berdampak terhadap jadwal penerbangan pada waktu pemantauan.
General Manager Bandar Udara Tjilik Riwut Palangka Raya, I Made Darmawan, memastikan belum ada penerbangan yang mengalami keterlambatan maupun pembatalan akibat kondisi tersebut.
“Visibility di Bandar Udara Tjilik Riwut pada pukul 13.00 WIB tercatat 200 meter,” kata I Made Darmawan, Rabu (7/10/2026).
Ia menjelaskan, hingga pukul 13.00 WIB seluruh penerbangan kedatangan maupun keberangkatan masih berlangsung tanpa gangguan.
PASANG IKLAN
DI VOX MERDEKA
Jangkau lebih banyak pembaca di seluruh Indonesia
“Delay nihil, cancel nihil, arrival terdampak nihil, dan departure terdampak nihil,” ujarnya.
Keselamatan Tetap Jadi Prioritas
I Made menegaskan, Bandara Tjilik Riwut tetap beroperasi dan tidak pernah ditutup akibat kabut asap. Kendati demikian, setiap aktivitas penerbangan tetap menempatkan faktor keselamatan sebagai pertimbangan utama.
Kondisi visibility terus dipantau untuk memastikan setiap keputusan operasional sesuai dengan situasi aktual dan ketentuan keselamatan penerbangan yang berlaku.
PT Angkasa Pura Indonesia (Persero), kata dia, melakukan pemantauan jarak pandang secara berkala. Koordinasi juga dilakukan bersama maskapai penerbangan dan AirNav Indonesia.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan operasional penerbangan tetap aman sekaligus mengantisipasi kemungkinan perubahan kondisi akibat kabut asap.
“Keselamatan dan keamanan penerbangan merupakan prioritas utama. Setiap keputusan operasional penerbangan mempertimbangkan kondisi aktual di lapangan dan standar keselamatan penerbangan yang berlaku,” tegasnya.
Baca Juga
IWAPI Kalteng Bagikan 12 Ribu Masker Gratis, Hj. Asti Rizky: Murni dari Iuran Anggota
Penumpang Diminta Pantau Informasi Penerbangan
Pihak Bandara Tjilik Riwut mengimbau calon penumpang untuk terus mengikuti perkembangan informasi penerbangan melalui kanal resmi maskapai masing-masing.
Penumpang juga diminta mematuhi arahan petugas bandara apabila sewaktu-waktu terjadi perubahan operasional akibat kondisi jarak pandang.
Hingga laporan ini disampaikan, aktivitas penerbangan di Bandara Tjilik Riwut masih berlangsung kondusif. Pemantauan terhadap visibility dan kondisi penerbangan terus dilakukan secara berkala sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan kabut asap di Palangka Raya. (RR)
Punya pertanyaan tentang berita ini?
Contoh pertanyaan:
Bagaimana menurut Anda tentang berita ini?
5.0 / 5 dari 3 rating
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Kalimantan Tengah
IWAPI Kalteng Bagikan 12 Ribu Masker Gratis, Hj. Asti Rizky: Murni dari Iuran Anggota
Palangka Raya
Karhutla Palangka Raya Capai 817 Kejadian, Luas Terbakar 1.401,90 Hektare
Palangka Raya
Empat Tuntutan Aliansi Masyarakat Resah ke Pertamina soal Krisis BBM Kalteng
Palangka Raya