Vox Merdeka
Terbaru
Palangka Raya

Dari Ide Menjadi Aksi, Rahul Manufan Pandra Dorong Mahasiswa FH UPR Bangun Organisasi Berdampak

ADMIN VOX MERDEKA

ADMIN VOX MERDEKA

12 Oktober 2026, 16:41 WIB

80 dibaca 5.0
Dari Ide Menjadi Aksi, Rahul Manufan Pandra Dorong Mahasiswa FH UPR Bangun Organisasi Berdampak
Rahul Manufan Pandra, S.A.N. saat menyampaikan materi dalam kegiatan LKMM-TD BEM Fakultas Hukum UPR, Minggu (11/10/2026). (Foto: BEM FH UPR)

VOXMERDEKA.ID, PALANGKA RAYA – Puluhan mahasiswa mengikuti kegiatan Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Tingkat Dasar (LKMM-TD) yang diselenggarakan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Palangka Raya (BEM FH UPR) di Aula PPIG UPR Lantai 6, Minggu (11/10/2026). Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk memperkuat kemampuan kepemimpinan, perencanaan strategis, dan pengelolaan organisasi secara terarah.

Dalam kegiatan tersebut, Jurnalis Harian Umum Tabengan, Rahul Manufan Pandra, S.A.N., hadir sebagai pemateri dengan membawakan materi “Perencanaan Strategis dan Manajemen Organisasi” bertema “Dari Ide Menjadi Aksi: Membangun Organisasi Mahasiswa yang Terarah, Bergerak, dan Berdampak.” Materi tersebut menekankan pentingnya kemampuan mahasiswa menerjemahkan gagasan menjadi program kerja yang terencana, terukur, dan memberikan manfaat nyata.

Rahul menjelaskan, organisasi mahasiswa tidak cukup hanya memiliki ide kreatif atau semangat yang tinggi. Setiap gagasan perlu dirumuskan melalui perencanaan strategis yang jelas, mulai dari menentukan tujuan, memetakan kebutuhan, menyusun prioritas, membagi tugas, hingga mengevaluasi hasil pelaksanaan program.

“Organisasi yang baik bukan hanya organisasi yang memiliki banyak ide, tetapi organisasi yang mampu menerjemahkan ide tersebut menjadi aksi nyata. Setiap program harus memiliki tujuan yang jelas, pembagian tugas yang terukur, serta indikator keberhasilan agar manfaatnya dapat dirasakan oleh mahasiswa dan lingkungan sekitar,” jelas Rahul.

Menurutnya, perencanaan strategis merupakan fondasi penting dalam memastikan organisasi berjalan sesuai arah dan tujuan yang telah disepakati. Tanpa perencanaan yang matang, program kerja berisiko hanya menjadi agenda seremonial yang tidak memberikan dampak berkelanjutan. Karena itu, pengurus organisasi perlu memahami persoalan yang hendak diselesaikan sebelum menentukan kegiatan yang akan dilaksanakan.

PASANG IKLAN DI VOX MERDEKA

Jangkau lebih banyak pembaca di seluruh Indonesia

HUBUNGI KAMI

Ia juga menekankan bahwa manajemen organisasi berkaitan erat dengan kemampuan mengelola sumber daya manusia, waktu, anggaran, komunikasi, dan koordinasi. Seluruh unsur tersebut harus berjalan secara selaras agar program kerja tidak berhenti pada tahap perencanaan, tetapi dapat direalisasikan dengan baik.

“Dalam organisasi, kita tidak bisa bekerja hanya berdasarkan keinginan pribadi. Kita harus mampu membangun komunikasi, membagi peran, menjaga komitmen, dan memastikan setiap anggota memahami tanggung jawabnya. Kepemimpinan bukan sekadar memberikan instruksi, melainkan menggerakkan orang lain untuk mencapai tujuan bersama,” ungkapnya.

Rahul turut mengingatkan pentingnya evaluasi dalam setiap pelaksanaan program. Menurutnya, keberhasilan organisasi tidak semata-mata diukur dari banyaknya kegiatan yang terlaksana, tetapi juga dari kesesuaian antara tujuan dan hasil, keterlibatan anggota, serta dampak yang dihasilkan bagi mahasiswa dan masyarakat. Evaluasi diperlukan untuk mengidentifikasi kekurangan sekaligus menjadi dasar perbaikan program berikutnya.

Pengalaman Rahul dalam dunia organisasi mahasiswa menjadi salah satu latar belakang yang relevan dalam penyampaian materi tersebut. Ia merupakan alumnus Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Palangka Raya (UPR) dan pernah menjabat sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Administrasi Negara (HIMANE) FISIP UPR. Semasa menjadi mahasiswa, Rahul juga telah mengikuti Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa (LKMM) Pra-Dasar, Tingkat Dasar, hingga Tingkat Menengah.

Baca Juga

BEM FH UPR Gelar LKMM-TD, Puluhan Mahasiswa Dibekali Kepemimpinan dan Manajemen Organisasi

Pengalaman tersebut memberikan pemahaman mengenai proses pengembangan kapasitas mahasiswa, mulai dari keterampilan dasar berorganisasi hingga kemampuan manajerial dan kepemimpinan. Selain aktif di dunia jurnalistik sebagai wartawan di Kalimantan Tengah, Rahul saat ini melanjutkan pendidikan pada Program Pascasarjana Magister Administrasi Publik (MAP) Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR).

Melalui materi yang disampaikan, Rahul berharap peserta LKMM-TD dapat membangun pola pikir strategis, meningkatkan kemampuan bekerja dalam tim, serta mengembangkan organisasi mahasiswa yang lebih adaptif dan bertanggung jawab. Ia menekankan bahwa mahasiswa perlu menjadikan organisasi sebagai ruang pembelajaran untuk melatih kepemimpinan, menyelesaikan persoalan, dan menghasilkan gagasan yang bermanfaat.

“Jadikan organisasi sebagai tempat belajar untuk berpikir, bekerja sama, dan menciptakan perubahan. Jangan sampai organisasi hanya sibuk menjalankan kegiatan, tetapi kehilangan arah dan tujuan. Ukuran keberhasilan organisasi adalah ketika gagasan dapat diwujudkan menjadi kerja nyata dan memberikan dampak,” pungkasnya. (RR)

Tag: #Palangka Raya #UPR #BEM UPR #LKMM TD #BEM FH UPR #Rahul Manufan Pandra #Pemateri
Tanya VOX AI

Punya pertanyaan tentang berita ini?

Contoh pertanyaan:

Bagaimana menurut Anda tentang berita ini?

5.0 / 5 dari 2 rating

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Berita Terkait