Tim Peneliti SMAN 3 Palangka Raya Raih Medali Emas lewat Inovasi Filter Air Gambut PURE-PEAT
ADMIN VOX MERDEKA
20 Oktober 2026, 20:14 WIB
VOXMERDEKA.ID, PALANGKA RAYA – Enam murid SMA Negeri 3 Palangka Raya berhasil meraih medali emas dalam ajang Lomba Peneliti Belia 2026 yang diselenggarakan Indonesian Young Scientist Association (IYSA) di Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat. Prestasi tersebut diraih melalui penelitian PURE-PEAT, inovasi filtrasi air gambut yang memanfaatkan bahan-bahan lokal Kalimantan Tengah.
Tim peneliti tersebut terdiri atas Geovan Marvellino, Katherine Allusia Handra, Gladys Nathazia Ananda Debint, Chintya Putri Jasmine, Realynn Telabang Narang, dan Marsel U. Mereka mengembangkan penelitian berjudul PURE-PEAT: Integrasi Purun, Pasir, Limbah Kayu, dan Kerikil sebagai Media Filtrasi untuk Menjernihkan dan Menetralkan pH Air Gambut Berbasis Kearifan Lokal.
Penelitian ini berangkat dari persoalan kualitas air di kawasan gambut Kalimantan Tengah. Air gambut umumnya memiliki warna pekat dan tingkat keasaman tinggi, sehingga memerlukan pengolahan untuk meningkatkan kualitasnya.
Melalui PURE-PEAT, para murid mencoba mengembangkan teknologi filtrasi dengan memanfaatkan tanaman purun, pasir, kerikil, serta arang yang berasal dari limbah kayu. Penggunaan bahan-bahan lokal tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan inovasi yang berpotensi lebih terjangkau dan ramah lingkungan.
pH air meningkat dari 4,0 menjadi 6,5
Dalam proses pengembangan, tim melakukan penelitian, pembuatan prototipe, dan pengujian laboratorium untuk mengetahui kinerja media filtrasi yang dirancang.
PASANG IKLAN
DI VOX MERDEKA
Jangkau lebih banyak pembaca di seluruh Indonesia
Berdasarkan hasil pengujian terhadap susunan filter yang dinilai paling optimal, PURE-PEAT menunjukkan peningkatan pH air gambut dari 4,0 menjadi 6,5. Kejernihan air juga dilaporkan meningkat hingga 60 persen.
Hasil tersebut menunjukkan potensi pemanfaatan sumber daya lokal untuk membantu pengolahan air gambut. Namun, hasil pengujian itu belum cukup untuk menyatakan air hasil filtrasi aman diminum. Pengujian lebih lanjut terhadap parameter mikrobiologi dan kimia tetap diperlukan untuk memastikan kelayakannya sebagai air konsumsi.
Pengembangan PURE-PEAT menjadi contoh upaya murid mengangkat persoalan lingkungan di daerahnya menjadi objek penelitian ilmiah. Selain mengembangkan gagasan berbasis sains, tim juga berupaya memanfaatkan bahan yang tersedia di lingkungan sekitar.
Apresiasi dukungan pengembangan riset pelajar
Ketua tim peneliti, Geovan Marvellino, menyampaikan terima kasih kepada Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah atas dukungan yang diberikan selama proses penelitian hingga keikutsertaan mereka dalam kegiatan di Universitas Indonesia.
“Perkenalkan, nama saya Geovan Marvellino, selaku ketua Tim Peneliti Belia SMAN 3 Palangka Raya. Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah yang telah membantu dan mendukung setiap penelitian serta proses kegiatan yang kami jalani di Universitas Indonesia,” ungkap Geovan, Senin (19/10/2026).
Baca Juga
Siswi SMAN 2 Kuala Kapuas Raih Juara 3 Jurnalistik FLS3N 2026 lewat Karya Pelestarian Budaya Dayak
Ia berharap dukungan terhadap kegiatan penelitian dan inovasi pelajar di Kalimantan Tengah dapat terus berlanjut. Dengan dukungan tersebut, semakin banyak murid diharapkan memperoleh kesempatan untuk mengembangkan potensi dan berpartisipasi dalam kompetisi ilmiah.
“Ke depannya, kami berharap Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah terus berkembang dan terus menyalurkan dukungan serta bantuan kepada banyak pelajar di Kalimantan Tengah,” tambahnya.
Berencana menyempurnakan prototipe
Raihan medali emas dalam Lomba Peneliti Belia 2026 menjadi pencapaian bagi tim SMAN 3 Palangka Raya sekaligus membawa semangat Riset Hari Ini untuk Lingkungan yang Lebih Baik Esok Nanti.
Prestasi tersebut diharapkan dapat mendorong murid lainnya untuk berani melakukan penelitian, mengembangkan pemikiran kritis, dan menciptakan inovasi berdasarkan potensi daerah.
Ke depan, tim PURE-PEAT berencana menyempurnakan prototipe dan metodologi penelitian agar potensi teknologi filtrasi tersebut dapat terus dikaji dan dikembangkan untuk mendukung kebutuhan masyarakat di kawasan gambut Kalimantan Tengah.
Melalui penelitian ini, para murid SMAN 3 Palangka Raya menunjukkan bahwa persoalan lingkungan di sekitar mereka dapat menjadi titik awal pengembangan inovasi yang memiliki nilai ilmiah dan berpotensi memberikan manfaat bagi masyarakat. (RR)
Punya pertanyaan tentang berita ini?
Contoh pertanyaan:
Bagaimana menurut Anda tentang berita ini?
5.0 / 5 dari 3 rating
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Disdik Kalteng
Siswi SMAN 2 Kuala Kapuas Raih Juara 3 Jurnalistik FLS3N 2026 lewat Karya Pelestarian Budaya Dayak
Disdik Kalteng
Enam Murid SMAN 2 Palangka Raya Raih Medali Perak di Kompetisi Riset Internasional lewat Penelitian Kembang Sepatu
Disdik Kalteng
Murid SMKN 4 Palangka Raya Raih Medali Perak di Ajang Internasional Lewat Riset Kelakai
Disdik Kalteng