Indikator Pendidikan Kalteng Meningkat, APM SMA/SMK dan Literasi-Numerasi Tumbuh Signifikan
ADMIN VOX MERDEKA
10 Oktober 2026, 11:22 WIB · Diperbarui 10 Oktober 2026 12:54 WIB
VOXMERDEKA.ID, PALANGKA RAYA — Sejumlah indikator pendidikan di Kalimantan Tengah menunjukkan perkembangan positif sepanjang 2021–2025. Peningkatan terlihat pada Indeks Pembangunan Manusia (IPM), partisipasi penduduk usia sekolah di jenjang SMA/SMK, hingga kemampuan literasi dan numerasi murid di SMA, SMK, serta Sekolah Khusus (SKH).
Berdasarkan hasil analisis tim Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah pada Senin (28/9/2026), yang merujuk pada data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Rapor Pendidikan 2024–2025, tren tersebut menggambarkan kemajuan pada aspek akses maupun capaian pembelajaran di daerah.
Pada periode 2021–2025, IPM Kalimantan Tengah meningkat dari 72,81 menjadi 74,86 atau bertambah 2,05 poin. Sementara itu, Angka Partisipasi Murni (APM) SMA/SMK naik dari 54,25 pada 2021 menjadi 63,31 pada 2025, meningkat 9,06 poin.
Kenaikan juga tercatat pada Angka Partisipasi Kasar (APK) SMA/SMK, dari 83,07 menjadi 87,24 dalam periode yang sama, atau bertambah 4,17 poin.
Perkembangan tahunan menunjukkan penguatan yang cukup besar pada 2025. APM SMA/SMK meningkat dari 58,05 pada 2024 menjadi 63,31 pada 2025, atau naik 5,26 poin. Angka ini merupakan kenaikan tahunan terbesar dalam rentang 2021–2025.
Pada periode tersebut, APK SMA/SMK bertambah 1,07 poin, dari 86,17 menjadi 87,24. Adapun IPM naik 0,58 poin, dari 74,28 pada 2024 menjadi 74,86 pada 2025.
PASANG IKLAN
DI VOX MERDEKA
Jangkau lebih banyak pembaca di seluruh Indonesia
Literasi dan numerasi turut mengalami peningkatan
Kemajuan indikator pendidikan tidak hanya terlihat dari akses terhadap layanan sekolah, tetapi juga dari capaian kemampuan dasar murid. Data 2024–2025 menunjukkan peningkatan literasi di seluruh kategori pendidikan yang tercatat, yakni SMA, SMK, dan SKH.
Capaian literasi SMA meningkat dari 69,26 pada 2024 menjadi 72,78 pada 2025. Pada jenjang SMK, nilainya naik dari 70,45 menjadi 74,34.
Peningkatan paling mencolok terjadi pada Sekolah Khusus. Capaian literasi SKH melonjak dari 35,47 pada 2024 menjadi 70,00 pada 2025, atau meningkat 34,53 poin dalam setahun.
Tren serupa juga terlihat pada kemampuan numerasi. Capaian SMA naik dari 63,56 menjadi 68,54, sedangkan SMK meningkat dari 62,10 menjadi 68,93.
Sementara itu, numerasi SKH mencatat kenaikan tertinggi, yakni dari 58,06 pada 2024 menjadi 85,00 pada 2025. Peningkatan sebesar 26,94 poin ini menjadi salah satu perubahan paling signifikan dalam data capaian pembelajaran tersebut.
Secara keseluruhan, data menunjukkan bahwa peningkatan literasi dan numerasi terjadi pada ketiga kategori pendidikan yang dianalisis. Sekolah Khusus mencatat pertumbuhan paling besar, baik pada aspek literasi maupun numerasi.
Akses dan mutu pendidikan menjadi perhatian
Bagi Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, perkembangan berbagai indikator tersebut menjadi gambaran penting dalam melihat kemajuan pendidikan daerah. Kenaikan APM dapat menjadi petunjuk bahwa semakin banyak penduduk usia sekolah mengikuti pendidikan pada jenjang yang sesuai dengan kelompok usianya.
Baca Juga
Di Tengah Kabut Asap, Kelas Digital Huma Betang Jadi Pusat Pantau Pendidikan Kalteng
Di sisi lain, peningkatan literasi dan numerasi memberikan gambaran mengenai perkembangan kompetensi dasar murid. Kedua kemampuan ini merupakan bagian penting dari proses pembelajaran yang mendukung peserta didik dalam memahami informasi, berpikir logis, serta mengembangkan potensi mereka.
Tren positif selama 2021–2025 tersebut menjadi modal untuk melanjutkan penguatan layanan pendidikan di Kalimantan Tengah. Perhatian terhadap seluruh jenjang, termasuk pendidikan khusus, tetap diperlukan agar peningkatan akses berjalan seiring dengan upaya memperbaiki kualitas pembelajaran.
Dengan demikian, capaian indikator pendidikan tidak hanya menjadi catatan statistik, tetapi juga menjadi bahan evaluasi untuk menjaga keberlanjutan peningkatan mutu pendidikan dan memperluas kesempatan belajar bagi generasi muda di Kalimantan Tengah. (RR)
Punya pertanyaan tentang berita ini?
Contoh pertanyaan:
Bagaimana menurut Anda tentang berita ini?
5.0 / 5 dari 4 rating
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Olahraga & Pendidikan
Di Tengah Kabut Asap, Kelas Digital Huma Betang Jadi Pusat Pantau Pendidikan Kalteng
Olahraga & Pendidikan
Bupati Sukamara Masduki :Fasilitas Pendidikan Lengkap, Pelajar Kalbar Pilih Bersekolah di Kalteng
Olahraga & Pendidikan
Tiga Tokoh Penting Kalteng Tinjau Sekolah Perbatasan di Sukamara, Tekankan Pentingnya Pendidikan dan Digitalisasi
Disdik Kalteng