Karhutla Palangka Raya Capai 817 Kejadian, Luas Terbakar 1.401,90 Hektare
ADMIN VOX MERDEKA
07 Oktober 2026, 16:44 WIB · Diperbarui 09 Oktober 2026 02:09 WIB
VOXMERDEKA.ID, PALANGKA RAYA – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kota Palangka Raya masih menjadi perhatian serius. Sejak penetapan status siaga darurat karhutla pada 1 Juni hingga 6 Oktober 2026, tercatat sebanyak 817 kejadian karhutla dengan total luas hutan dan lahan yang terbakar mencapai 1.401,90 hektare.
Data tersebut tercantum dalam informasi grafis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya yang diperbarui hingga Selasa, 6 Oktober 2026.
Dari total kejadian tersebut, sejumlah wilayah menjadi lokasi dengan frekuensi penanganan cukup tinggi. Rinciannya, Jekan Raya sebanyak 493 kejadian, Pahandut 71 kejadian, Sebangau 172 kejadian, Bukit Batu 76 kejadian, dan Rakumpit lima kejadian.
Dengan demikian, total kejadian yang tercatat di lima kecamatan tersebut mencapai 817 kejadian.
Sementara itu, penanganan karhutla masih berlangsung di sejumlah titik di wilayah Kota Palangka Raya. Berdasarkan data BPBD per 6 Oktober 2026, terdapat 17 lokasi yang masuk dalam daftar lokasi penanganan karhutla.
Beberapa di antaranya berada di Jalan Talawang Kelurahan Tanjung Pinang, Jalan Alam Lestari Kelurahan Bukit Tunggal, Jalan Pariwisata Km 32 Kelurahan Banturung, Jalan Tjilik Riwut Km 17,5 dan Km 23 Kelurahan Marang, Jalan Mahir Mahar/Hiu Putih Kelurahan Bukit Tunggal, Jalan Soekarno-Merdeka Kelurahan Menteng, serta Jalan Bukit Palangka VII Kelurahan Palangka.
PASANG IKLAN
DI VOX MERDEKA
Jangkau lebih banyak pembaca di seluruh Indonesia
Lokasi lainnya meliputi Jalan Jatayu 12 Kelurahan Bukit Tunggal, Jalan Ongko Langit Kelurahan Menteng, Jalan Mahir Mahar/Banteng-Tingang Kelurahan Bukit Tunggal, Jalan G Obos Ujung Kelurahan Menteng, Jalan Batu Ampar Kelurahan Kereng Bangkirai, Jalan Teluk Bayur Kelurahan Bukit Tunggal, Jalan Yusuf Arimatea Kelurahan Bukit Tunggal, hingga Jalan Tjilik Riwut Km 56 Kelurahan Sei Gohong.
Dari 17 lokasi tersebut, sebagian masih berstatus belum tuntas, sementara beberapa titik lainnya dalam tahap pembasahan maupun bersiap tipis. Salah satu lokasi yang tercatat sudah tuntas berada di Jalan Tjilik Riwut Km 56, Kelurahan Sei Gohong, dengan luasan 0,14 hektare.
Beberapa titik juga dilaporkan memiliki luasan terbakar yang relatif kecil dalam penanganan terakhir, antara lain Jalan Alam Lestari Kelurahan Bukit Tunggal seluas 0,23 hektare, Jalan Mahir Mahar/Larosa-Hiu Putih seluas 0,16 hektare, Jalan Teluk Bayur seluas 0,13 hektare, serta Jalan Tjilik Riwut Km 56 seluas 0,14 hektare.
Penanganan Terus Dilakukan
BPBD Kota Palangka Raya bersama unsur terkait terus melakukan pemadaman dan pembasahan di lokasi karhutla. Satgas karhutla juga melakukan koordinasi dengan berbagai instansi untuk mempercepat penanganan di lapangan.
Baca Juga
Virdian Aurellio Bersama Pemuda Kalteng Desak Pemerintah Hadir 30 Hari Tangani Karhutla
Dalam data tersebut disebutkan, dukungan penanganan mencakup sektor kesehatan dari Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya. Untuk pengungsian dan perlindungan, tersedia satu pos komando dan enam pos lapangan.
Sementara untuk pencarian dan penyelamatan, dukungan dilakukan oleh Basarnas. Dukungan logistik juga tercatat tersedia dalam penanganan bencana.
Untuk data penanganan pada lokasi yang tercantum dalam pembaruan 6 Oktober, total kerugian luasan lahan terbakar pada titik tersebut tercatat 3,73 hektare.
Tingginya jumlah kejadian dan luasan karhutla sepanjang periode siaga darurat menunjukkan bahwa ancaman kebakaran masih perlu diwaspadai, terutama di tengah kondisi lahan yang mudah terbakar.
BPBD Kota Palangka Raya mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran lahan. Masyarakat juga dapat melaporkan kejadian maupun potensi karhutla melalui Info Call Center 112. (RR)
Sumber data: BPBD Kota Palangka Raya, pembaruan 6 Oktober 2026.


Punya pertanyaan tentang berita ini?
Contoh pertanyaan:
Bagaimana menurut Anda tentang berita ini?
5.0 / 5 dari 2 rating
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Palangka Raya
Virdian Aurellio Bersama Pemuda Kalteng Desak Pemerintah Hadir 30 Hari Tangani Karhutla
Palangka Raya
Empat Tuntutan Aliansi Masyarakat Resah ke Pertamina soal Krisis BBM Kalteng
Kalimantan Tengah
280 Hari Karhutla di Kalteng, 5.761 Kejadian Tercatat hingga Awal Oktober
Kalimantan Tengah