Resmi Dilantik, Saka Anti Narkoba Kalteng Bukan Sekadar Melawan Tetapi Didorong Jadi Ruang Kreatif Generasi Muda
ADMIN VOX MERDEKA
20 Agustus 2026, 22:41 WIB · Diperbarui 04 Oktober 2026 11:59 WIB
VOXMERDEKA.ID, PALANGKA RAYA – Perang melawan narkoba tidak cukup hanya dengan penindakan. Upaya tersebut juga membutuhkan ruang positif yang mampu menarik generasi muda untuk tumbuh, berkarya, dan menjauh dari berbagai ancaman penyalahgunaan narkotika.
Semangat itulah yang menjadi pesan utama Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Kalimantan Tengah, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, saat melantik Pengurus Satuan Karya Pramuka (Saka) Anti Narkoba Provinsi Kalimantan Tengah Masa Bakti 2026-2031 di Aula Jayang Tingang (AJT) Lantai II Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Kamis (20/8/2026).
Pelantikan yang turut dihadiri mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kalimantan Tengah tersebut menjadi momentum memperkuat keterlibatan Gerakan Pramuka dalam pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.
Aisyah mendorong Saka Anti Narkoba tidak berhenti sebagai wadah kampanye antinarkoba, tetapi berkembang menjadi ruang kreatif yang dekat dengan kehidupan generasi muda. Menurutnya, organisasi tersebut harus mampu menghadirkan kegiatan positif, produktif, dan bermanfaat bagi pemuda maupun masyarakat.
PASANG IKLAN
DI VOX MERDEKA
Jangkau lebih banyak pembaca di seluruh Indonesia
“Marilah kita jadikan Saka Anti Narkoba sebagai garda depan dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan aman dari narkoba, sekaligus produktif mendorong pengembangan pemuda dan masyarakat,” ujar Aisyah.
Ia menilai semangat Tri Satya dan Dasa Darma harus menjadi pijakan dalam menjalankan setiap program. Nilai-nilai tersebut perlu diterjemahkan ke dalam kegiatan yang aktif, kreatif, dan relevan dengan kebutuhan generasi muda saat ini.
Dengan pendekatan yang lebih menarik dan membangun, Saka Anti Narkoba diharapkan mampu menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi diri sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Aisyah menegaskan, membangun generasi muda Bumi Tambun Bungai, Bumi Pancasila, yang sehat, bermartabat, dan siap menjadi bagian dari kemajuan Kalimantan Tengah merupakan tanggung jawab bersama.
Baca Juga
WALHI Kalteng Sangkakan Pemerintah Gagal Paham Soal Pembakaran Lahan dan Praktik Peladang Tradisional
Karena itu, kepengurusan Saka Anti Narkoba yang baru dilantik diharapkan tidak sekadar menjalankan tugas organisasi, tetapi mampu memperluas kolaborasi dan melahirkan program-program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh generasi muda dan masyarakat.
“Generasi muda harus memiliki ruang untuk bertumbuh, berkarya, dan berprestasi. Dari ruang-ruang positif inilah kita membangun benteng yang kuat agar mereka tidak mudah terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba,” demikian semangat yang ditekankan dalam pelantikan tersebut. (RR)Punya pertanyaan tentang berita ini?
Contoh pertanyaan:
Bagaimana menurut Anda tentang berita ini?
3.3 / 5 dari 3 rating
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Kalimantan Tengah
WALHI Kalteng Sangkakan Pemerintah Gagal Paham Soal Pembakaran Lahan dan Praktik Peladang Tradisional
Kalimantan Tengah
Dua Peladang Dayak Maanyan Ditahan, WALHI Kalteng: Jangan Jadikan Masyarakat Adat Tumbal Karhutla
Kalimantan Tengah
Tani Merdeka dan APPSI Kalteng Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Karhutla
Kalimantan Tengah