PTM Kembali Digelar, Kadisdik Kalteng Minta Sekolah Beri Ruang Adaptasi bagi Murid
ADMIN VOX MERDEKA
06 November 2026, 12:25 WIB
VOXMERDEKA.ID, PALANGKA RAYA – Setelah hampir tiga bulan mengikuti Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) akibat kabut asap, murid di Kalimantan Tengah mulai kembali menjalani Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah. Di tengah masa peralihan tersebut, sekolah diminta tidak langsung menerapkan aturan secara kaku dan memberikan waktu bagi murid untuk kembali beradaptasi.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, meminta kepala sekolah dan guru memahami kondisi murid yang baru kembali ke lingkungan pembelajaran langsung.
Pesan tersebut disampaikan Reza saat memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan Bimbingan TKA IPA Gratis dan Online melalui Zoom Meeting, Kamis (5/11/2026).
Menurut Reza, peralihan dari sistem pembelajaran jarak jauh ke pembelajaran tatap muka bukan proses yang bisa berlangsung secara instan. Murid membutuhkan waktu untuk menyesuaikan kembali kebiasaan belajar, kedisiplinan, hingga aktivitas di lingkungan sekolah.
PASANG IKLAN
DI VOX MERDEKA
Jangkau lebih banyak pembaca di seluruh Indonesia
Selama mengikuti PJJ, kata dia, terdapat pengalaman belajar yang tidak sepenuhnya bisa diperoleh murid seperti ketika mengikuti pembelajaran secara langsung di sekolah.
Karena itu, Reza meminta kepala sekolah dan guru memberikan toleransi dalam batas yang wajar selama masa transisi. Salah satunya terkait kedatangan murid ke sekolah yang mungkin mengalami keterlambatan karena kondisi perjalanan maupun kabut asap yang masih terjadi di sejumlah wilayah.
“Dalam masa-masa transisi ini saya minta seluruh kepala sekolah untuk jangan terlalu kaku dengan anak-anak kita. Mereka juga masih dalam proses penyesuaian, mulai dari PJJ dan hari ini sudah melaksanakan PTM,” ujar Reza.
Ia menegaskan, pemberian ruang adaptasi bukan berarti sekolah mengabaikan aturan, melainkan menyesuaikan penerapannya dengan kondisi yang sedang dihadapi murid.
Selain persoalan adaptasi pembelajaran, Reza juga mengingatkan sekolah untuk tetap menempatkan kesehatan dan keselamatan murid sebagai perhatian utama.
Baca Juga
Wujudkan Mimpi Kuliah: Pemprov Kalteng Hadirkan Try Out UTBK Gratis Hingga ke Pelosok
Apabila kualitas udara berdasarkan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) masih berada pada kondisi kurang baik, pihak sekolah diminta mengingatkan murid agar tetap menggunakan masker.
Menurutnya, kondisi yang masih dipengaruhi kabut asap membutuhkan kemampuan beradaptasi dari seluruh pihak, termasuk dalam penyelenggaraan pendidikan.
Kembalinya PTM diharapkan dapat menjadi momentum bagi murid untuk kembali memperoleh pengalaman belajar secara langsung dan berinteraksi dengan lingkungan sekolah. Namun, proses tersebut tetap perlu dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi kesehatan dan keselamatan.
Reza berharap masa transisi dari PJJ menuju PTM dapat berjalan dengan baik sehingga proses belajar mengajar kembali optimal tanpa mengabaikan kondisi yang masih dihadapi masyarakat di tengah dampak kabut asap. (RR)
Punya pertanyaan tentang berita ini?
Contoh pertanyaan:
Bagaimana menurut Anda tentang berita ini?
5.0 / 5 dari 5 rating
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Olahraga & Pendidikan
Wujudkan Mimpi Kuliah: Pemprov Kalteng Hadirkan Try Out UTBK Gratis Hingga ke Pelosok
Olahraga & Pendidikan
Tinjau Sarpras di Kapuas, Plt. Kadisdik Kalteng Tegaskan Pemerataan Pendidikan hingga Pelosok
Disdik Kalteng
Siswi SMAN 2 Kuala Kapuas Raih Juara 3 Jurnalistik FLS3N 2026 lewat Karya Pelestarian Budaya Dayak
Disdik Kalteng